
BSIP Dorong Penerapan Budaya Kerja Terukur
Jakarta (2/1) – Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) dan Sekretaris BSIP siang ini berkesempatan mengawali Tahun 2025 dengan dorong penerapan Budaya Kerja yang terukur kepada seluruh jajaran di Sekretariat BSIP dan BISIP. Pertemuan yang dilaksanakan di siang hari di Auditorium Lantai 4 BSIP, Pasarminggu ini diapreasiasi oleh Kepala BISIP ditengah kesibukan kedua pucuk pimpinan di BSIP yang saat ini Tengah berproses menjadi Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BrMP).
Sekretaris Badan, Dr. Haris Syahbuddin, DEA mengungkapkan bahwa sentra manajemen dan pelayanan berada di Sekretariat. Hal yang patut ditiru dalam pelayanan sebagaimana salah satu BUMN yang telah menerapkan sistem check point kinerja, dalam artian penyelesaian pelayanan, ungkapnya. Sistem ini bisa diterapkan tentunya dengan beberapa penyesuaian, mulai dari point tindak lanjut saat menghadiri pertemuan, rapat-rapat, ataupun penyelesaian pelayanan itu sendiri, baik di internal BSIP ataupun di luar BSIP. Penekanan Kepala Badan terkait dengan dinamika perubahan kelembagaan yang terjadi, harus diikuti dengan perubahan SDM terhadap mind set pelayanan, berkinerja dengan etika dan budaya pelayanan harus menjadi lebih baik. Pegawai harus menanamkan komitmen, bahwa setiap peran kecil pun akan berkontribusi pada pencapaian kinerja Pimpinan atau juga Lembaga, jelasnya. Kepala Badan bahkan mendorong perpindahan ruangan agar suasana kerja baru dapat diterapkan di Sekretariat.
Kepala BISIP mengapresiasi gerakan implementasi ZI dari Sekretariat BSIP sebagaimana BISIP juga menjadi lebih terdorong menerapkan beberapa perubahan di lingkup BISIP. Apalagi sejak jumlah SDM yang berkurang dan terbatas, sementara kebutuhan layanan invensi masih terus berlangsung dan diperlukan oleh mitra swasta, termasuk kebutuhan kecepatan pelayanannya, ungkap Nuning.