
BISIP Kejar Target IKPA Tahun 2024 Terpenuhi
Bogor (18/12) – Balai Informasi Standar Instrumen Pertanian (BISIP) mengikuti Workshop Penyusunan Laporan Kinerja dan Aplikasi Monev Online secara daring pada 16-17 Desember 2024 yang digelar Sekretariat Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP). Dalam pengantar pembukaan workshop hari pertama oleh Dr. Ir. Sri Asih Rohmani, M.Si., sebagaimana arahan Sekretaris BSIP yang juga merupakan himbauan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementan bahwa keseluruhan Eselon I harus mengawal proses pencapaian kinerja masing-masing sebagaimana BSIP memiliki target yakni peningkatan daya saing komoditas pertanian; peningkatan pemanfaatan produk instrumen pertanian terstandar, terwujudnya birokrasi yang efektif, efisien, dan berorientasi pada layanan prima; serta terkelolanya anggaran yang akuntabel dan berkualitas.
Pada hari kedua, Ketua Tim Kerja Evaluasi dan Pelaporan, Sri Dharmawati, MMA. juga menyampaikan hal senada bahwa kebutuhan penyusunan Laporan Kinerja saat ini akan diikuti dengan sampling kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) sebagaimana permintaan Itjen. Artinya bahwa Laporan Kinerja UPT juga harus disiapkan dengan baik. Selanjutnya juga dilakukan penyesuaian dari Perjanjian Kinerja Kepala Satuan Kerja yang semula adalah Nilai Kinerja Anggaran menjadi Nilai Indikator Kinerja Pengelolaan Anggaran (IKPA), tambahnya lagi.
Dari semua Narasumber yang memberikan paparan selama dua hari ini, ada beberapa hal yang menjadi perhatian, terutama di kondisi hasil penilaian Zona Integritas (ZI) BISIP yang belum lulus untuk IPAK (Indeks Pelaksanaan Anti Korupsi), namun kondisi pelaksanaan IKPAnya untuk perencanaan kinerja anggarannya sudah baik dan sesuai target. Sebagaimana disebutkan oleh Bapak Arif, Narasumber dari Ditjen Sistem Penganggaran, bahwa saat ini penunjang penilaian kinerja anggaran sebagaimana instruksi Presiden adalah penghematan dan tentunya ini berkaitan dengan efisien dan efektifnya perencanaan anggaran. Oleh karena itu, ada 3 unsur untuk penilaian perencanaan kinerja anggaran sejak dari K/L yaitu unsur Nilai Kinerja Perencanaan Anggaran, lalu di Tingkat Eselon I, dan Tingkat Satuan Kerja, sebagaimana kategori yang ditetapkan dalam KMK 466/2023 tentunya minimal nilainya adalah baik untuk kisaran nilai 80-90. Sedangkan unsur efektifitas diberi nilai 75 dan unsur efisiensi diberi nilai 25 untuk agregasi nilai efisiensi Satker, jelas Arif. Variabel-variabel lain yang masuk dalam penggunaan SBK dengan realisasi volume RO diberi nilai 10 dan untuk Efisiensi SBK diberi nilai 15 apabila sudah mencantumkan indeks realisasi RO SBK yang lebih kecil, target volume RO sudah tercapai, efisiensi alokasi RO SBKK bernilai lebih dari 20% dan efisiensi alokasi per RO SBKU bernilai lebih dari 20%, tambah Arif lagi.
Sempat dijelaskan dalam paparan narasumber kedua Bapak Farhan, bahwa capaian kinerja perencanaan anggaran per Satker di BSIP saat diamati dari Aplikasi E-Monev per tanggal 18 Desember 2024, BISIP berada pada peringkat ke-10 dengan Nilai Kinerja Perencanaan Anggaran mencapai 87,5 dan efektivitas capaian RO 100 sedangkan untuk efisiensi penggunaan SBK dan efisiensi SBK masing-masing sebesar 50. Tentunya hal ini tercapai sebagaimana dilakukan perencanaan yang cermat dan efisien dalam penganggaran di BISIP, ungkap Nuning Nugrahani, Kepala BISIP. Tinggal nanti dapat dilihat ketika capaian output di entri di awal bulan berikutnya, sebagaimana disebutkan oleh narasumber bahwa monev dan penilaian ini untuk memastikan bahwa setiap K/L mengeksekusi setiap belanja negara berdasarkan konsep value for money sehingga diperlukan adanya instrumen yang memonitoring dan mengevaluasi pelaksanaan anggaran, demikian Nuning mengulas apa yang disampaikan.
Termasuk diposisi bahwa BSIP di Triwulan ke-3 2024 berada diperingkat 4 se-Kementan, jelas Dr. Sri Asih Rohmani saat sekilas menyampaikan kendala dan permasalahan yang dihadapi BSIP ditengah proses transformasi organisasi yang saat tahun 2025 ini juga diperkirakan akan mengalami hal yang sama ditengah BSIP berubah menjadi Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BrMP). Disesi penutupan workshop Sri Dharmawati mengingatkan untuk semua Satker di lingkup BSIP mulai mempersiapkan Laporan Kinerjanya sebelum 8-9 Januari 2025 sebelum nanti perbaikan draft lingkup BSIP dilakukan pada 27 Januari s/d 6 Februari 2025 dan penyerahan Lakin BSIP dilakukan 10 Februari 2025. Paparan jadwal ini menjadi bagian tindak lanjut yang segera harus dilakukan oleh BISIP terutama diperiode 2024 dilakukan banyak penyesuaian atas tugas dan fungsi yang disertai dengan penyesuaian perencanaan anggarannya, tandas Nuning kepada Tim Perencanaan yang selama ini masih melekat pada satu Timja PHSIP.